Pusat Laboratorium Narkotika merupakan salah satu unit pelaksana teknis (satuan kerja) di lingkungan Badan Narkotika Nasional, berkedudukan secara struktural di bawah Kepala Badan Narkotika Nasional melalui Sekretaris Utama BNN dan bertugas secara teknis mmelaksanakan pengujian laboratorium, penjaminan mutu dan riset, serta pembinaan laboratorium narkotika dan prekursor narkotika

Secara organisasi, Pusat Laboratorium Narkotika BNN awalnya didirikan berdasarkan Peraturan Ketua BNN nomor PER/01/IV/2008/BNN tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Uji Narkoba BNN. Sejak dikeluarkan Peraturan Kepala BNN nomor PER/01/I/2014/BNN tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Laboratorium Narkoba Badan Narkotika Nasional, nomenklatur UPT Laboratorium Uji Narkoba berubah menjadi Balai Laboratorium Narkoba. Kemudian pada tanggal 15 Maret 2019 melalui Peraturan Badan Narkotika Nasional nomor 3 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Nasional Balai Laboratorium Narkoba BNN berubah menjadi Pusat Laboratorium Narkotika BNN

Pada awalnya, Pusat Laboratorium Narkotika merupakan Sub Bidang dari Bidang Medis Pusat Terapi & Rehabilitasi Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional, dan memperoleh ijin operasional dari Menteri Kesehatan berdasarkan Peraturan Meteri Kesehatan Nomor 1351/MENKES/SK/XII/2004 dan terakhir diubah dengan Nomor 194/Menkes/SK/VI/2012 tentang Laboratorium yang ditunjuk untuk pengujian narkotika dan psikotropika.

Dimulai dari beberapa orang personil pada saat berdirinya (5 orang), saat ini jumlah personil Pusat Laboratorium Narkotika BNN sebanyak 67 orang (Apoteker, Farmasi, Kimia, Fisika, Analis Kimia, Analis Farmasi dan Analis Medis), menerima sejumlah sampel dari berbagai daerah, dan memberikan pelayanan tanpa biaya (Perka BNN No. 21 tahun 2017). Untuk kenyamanan pelayanan, saat ini jumlah berkas perhari yang dapat diterima dibatasi hingga 40 berkas. Mulai bulan Mei 2017 permohonan layanan pengujian lab dilaksanakan secara online pada menu "pelayanan lab -> pendaftaran layanan lab". Registrasi akun dapat dilakukan di ruangan tata usaha Pusat Laboratorium Narkotika BNN di Lido Bogor, pada hari kerja. Tutorial mengenai pendaftaran on line dapat dilihat di sini....

Sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi, kemampuan analisis di Pusat Laboratorium Narkobtika BNN juga menggeliat melalui pelatihan, workshop, dan keikutsertaan dalam kegiatan-kegiatan Forensik (terkait narkoba) baik nasional, regional, maupun internasional (Asean Forensic Science Networking, Clandestine Laboratory Investigation Chemist-USA, Association of Academy Forensic Science-USA, The International Association of Forensic Toxicology, dll).

Sarana dan prasarana di Pusat Laboratorium Narkotika BNN dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan saat ini didukung oleh alat/instrumen preparasi dan instrument pengujian seperti Automatic Solid Phase Extractin, Kromatografi preparative terkomputerisasi, Gas Chromatography (dengan detektor : Mass Spectra, Flame Ionization Detector), Forier Transform Infra Red (FTIR), Raman Spektroskopi dan lainnya

NPS Alert System merupakan program aplikasi yang berupa sistem informasi mengenai NPS. Program aplikasi ini dibuat dengan latar belakang mendesaknya kebutuhan informasi terhadap perkembangan NPS yang saat ini sudah menyebar di seluruh dunia. Untuk melihat informasi terkait dapat dilihat di menu "NPS Alert System". Peraturan Menteri Kesehatan No. 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika dapat didownload disini.

Urine Screening System merupakan program aplikasi yang berupa sistem informasi mengenai pemeriksaan awal (skrining) terhadap urine yang mengandung narkoba. Untuk melihat informasi terkait dapat dilihat di menu "Urine Screening System" dengan melakukan login terlebih dahulu.

Maklumat Pelayanan:

"Dengan ini kami seluruh penyelenggara layanan di Pusat Laboratorium Narkotika BNN menyatakan akan menyelenggarakan pelayanan sesuai dengan Standar Pelayanan yang ditetapkan menuju pelayanan prima dan profesional"

Pada tanggal 7 Desember 2018 telah dilaksanakan Monitoring dan Evaluasi Standar pelayanan dan menghasilkan kesepakatan berupa Berita Acara Monitoring dan Evaluasi Standar pelayanan yang dapat di unduh disini

Untuk memanfaatkan pelayanan pengujian sampel narkoba dalam rangka penegakan hukum, penyidik harus melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan.Syarat-syarat tersebut dapat didownload disini.(/TU lab)

Moto :
Mengutamakan pelayanan yang tepat, akurat, cepat, dan terpercaya.

Fungsi penelitian dan pengembangan metoda analisis laboratorium, saat ini mengalami tantangan kemunculan New Psychoactive Substances (NPS) yang terus berkembang di dunia (Global) dan juga mulai bermunculan di Indonesia. Daftar NPS (74 Jenis per Juni 2019) Terbaru dapat di unduh disini