Home >

About >

Publication >

Contact >

Log Out >

 

 

  Parameter Pemeriksaan
  Urine
 Narkoba Pada Alat
  Skrining:

  Penggunaan Dan
  Pendeteksian Alat
  Skrining

  Alur Pemeriksaan Urine

 

ALUR PEMERIKSAAN URINE UNTUK PERADILAN

  1. Penyidik/Pemohon membawa kelengkapan administrasi penyidikan sebagai syarat pemeriksaan urine untuk peradilan di Balai Laboratorium Narkoba BNN, diantaranya:

    • Surat Permohonan pemeriksaan ditandatangani oleh Pejabat Instansi yang berwenang ditujukan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional, Up. Kepala Balai Laboratorium Narkoba dengan menerangkan maksud dan tujuan permohonan pemeriksaan.
    • Surat Perintah Tugas
    • Surat Perintah Penyidikan
    • Laporan Polisi (LP) atau Laporan Kasus Narkoba (LKN)
    • Berita Acara Pengambilan Urine
    • Volume Urine yang disyaratkan minimal 25 mL
    • Berita Acara Pembungkusan Urine (sampel dibungkus, lak segel dan berlabel)

  2. Petugas Balai Laboratorium Narkoba BNN melakukan pengecekan administrasi penyidikan
  3. Penyidik/Pemohon mengisi formulir Berita Acara Buka Segel Barang Bukti
  4. Petugas Balai Laboratorium Narkoba BNN melakukan pendataan (regristrasi) dengan LIS (Laboratory Internal System)
  5. Pemberian kode pada barang bukti urine (kodefikasi)
  6. Pencetakan tanda bukti regristrasi yang diserahkan ke penyidik/pemohon
  7. Penyeliaan barang bukti dengan pengukuran volume urine minimal 25 mL
  8. Pemeriksaan barang bukti urine oleh bagian analisa
  9. Berita Acara Hasil Pemeriksaan dibuat oleh petugas dan di tandatangani oleh Kepala Seksi Pengujian atau Pejabat yang berwenang dengan mengetahui Kepala Balai Laboratorium Narkoba BNN
  10. Pembungkusan, penyegelan dan pelabelan tempat bekas berisikan barang bukti urine
  11. Berita Acara Hasil Pemeriksaan dan tempat bekas berisikan barang bukti urine yang telah dibungkus dan disegel diserahkan ke penyidik/pemohon dengan menyertakan bukti regristrasi.