Home >

About >

Publication >

Contact >

Log Out >

 

 

  Parameter Pemeriksaan
  Urine
 Narkoba Pada Alat
  Skrining:

  Penggunaan Dan
  Pendeteksian Alat
  Skrining

  Alur Pemeriksaan Urine

 

OPIATES

Opiates merupakan senyawa alkaloid campuran yang dapat ditemukan pada tanaman Papaver somniferum. Senyawa psikoatif yang dapat ditemukan adalah morphine, Codeine, dan thebaine.

Narkotika Golongan Opiates (morphine, Codeine, dan thebaine) diperoleh dengan cara menyayat buah dari tanaman Papaver somniferum L hingga mengeluarkan getah putih yang lengket.


Gbr. Papaver somniferum L

Setelah kering, getah tersebut akan berubah warna menjadi kecoklatan. Kandungan getah tersebut berisi campuran narkotika alami alkaloid, termasuk morphine dan Codeine. Morphine adalah acetylated untuk menghasilkan diacetylmorphine (atau lebih dikenal sebagai heroin). Opium disaripatikan dari opium poppy (papaver somniferum) dan disuling untuk membuat morphine, Codeine dan heroin.


1.   Morphine

Morphine adalah hasil olahan dari opium/candu mentah. Morphine merupakan alkaloida utama dari opium (C17H19NO3) . Morphine rasanya pahit, berbentuk tepung halus, berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan.

                                                          Gbr. Morphine

Morphine bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan rasa sakit.
Efek samping morphine antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morphine juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morphine menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien ketergantungan morphinea juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.


2. Heroin(Putaw)

Heroin atau yang dikenal dengan putaw adalah derivatif 3.6-diasetil dari morphine (karena itulah namanya adalah diasetilmorphine) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putih umumnya adalah garam hidroklorida, diamorphine hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan dan mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morphine dan merupakan jenis opiat yang paling sering disalahgunakan orang

Gbr. Heroin



di Indonesia pada akhir – akhir ini. Heroin dapat menyebabkan orang menjadi mengantuk dan perubahan mood yang tidak menentu.

Penggunaan Heroin dapat dilakukan dengan cara Inhalation, Transmucosal, Intravenous, Oral, Intranasal, Rectal dan Intramuscular.


3.   Codeine

Codeine atau methylmorphine ialah asam opiat alkaloid yang dijumpai di dalam candu dalam konsentrasi antara 0,7% dan 2,5%. Codeine adalah sejenis obat golongan opiat yang digunakan untuk mengobati nyeri sedang hingga berat, batuk (antitusif), diare, dan irritable bowel syndrome. Efek samping yang umumnya terjadi akibat menggunakan Codeine diantaranya :


                            Gbr. Codeine


euforia (perasaan senang), gatal-gatal, mual, muntah, mengantuk, mulut kering, miosis, hipotensi ortostatik, penahanan urin, depresi, dan sembelit.

Seperti semua jenis opioid, penggunaan Codeine yang berkelanjutan mengakibatkan ketergantungan secara fisik dan psikologi.

Metabolisme golongan opiate
dan Jenis Rapid Test yang digunakan

Golongan Opiat

Half Life
(Hour)

Metabolite Utama

Positif pada
Rapid Test

Morphine

1.5 – 6.5

Normorphine, hidromorfone (<2.5%)

Opiat dan Morphine

Heroin

Up to 6hr

6-monoacetylmorphine (6-MAM)

Opiat dan Morphine

Codeine

1 - 4

morphine, hydrocodone (< 11%), norcodeine

Opiat dan Morphine

hydrocodone

3.5 - 9

hydromorphone, norhydrocodone, dihydrocodeine

Opiat dan Morphine

hydromorphone

3 - 9

hydromorphol

Opiat


Waktu Pendeteksian Morphine dalam Urine:

Morphine dapat dideteksi melalui tes urine. Alat yang digunakan untuk skrining urine adalah rapid test jenis opiat atau morphine. Waktu pendeteksian morphine dapat berdasarkan lama penggunaannya, diantaranya:

  1. Penggunaan tidak rutin atau sekali pakai, 1248 jam
  2. Penggunaan rutin atau berulang, 2 – 6 hari
  3. Pecandu, sampai dengan beberapa minggu


Beberapa jenis obat-obatan atau produk herbal yang dapat mengganggu dalam pemeriksaan urin opiat dengan rapid test adalah dextomethorphan, nhydramine, fluoroquinolones, poppy seeds and oil, rifampin dan codeine.


Literatur

  1. "Opiate - Definitions from Dictionary.com". dictionary.reference.com. Retrieved 2008-07-04.
  2. Levine, Barry (2003-01-01). Principles of Forensic Toxicology. Amer. Assoc. for Clinical Chemistry. pp. 198–201. ISBN 9781890883874. Dihydrocodeine … [is a derivative] of codeine.... Heroin … is obtained synthetically … from morphine…. Hydrocodone is … derived from codeine…. Oxycodone is … derived from thebaine…. Oxymorphone is … derived from thebaine.
  3. "Esters of Morphine". www.unodc.org. United Nations Office on Drugs and Crime. Retrieved 10 March 2012.
  4. Jack Beeching, The Chinese Opium Wars (1975), ISBN 0-15-617094-9
  5. Australian Medicines Handbook (2004). Rossi S. ed. Australian Medicines Handbook. Adelaide: Australian Medicines Handbook.
  6. Koren G, Cairns J, Chitayat D, Gaedigk A, Leeder SJ. Pharmacogenetics of morphine poisoning in a breastfed neonate of a codeine-prescribed mother. Lancet 2006; 368: 704.
  7. United Nations International Drug Control Programme, Desember 2001, “Rapid On-Site Screening of Drugs of Abuse”, Part I Biological Specimens. Prepared by Scientific Section Division for Operations and Analysis.
  8. https://id.wikipedia.org/wiki/ Morphinea/Heroina/Codeinea