Home >

About >

Publication >

Contact >

Log Out >

 

 

  Parameter Pemeriksaan
  Urine
 Narkoba Pada Alat
  Skrining:

  Penggunaan Dan
  Pendeteksian Alat
  Skrining

  Alur Pemeriksaan Urine

 

                         METHAMPHETAMINE (SHABU)

 

                            

Gbr. Kristal Shabu (Methamphetamine)                                    Rumus molekul: C10H15N


Methamphetamine (shabu) memiliki nama kimia N-methyl-1-phenylpropan-2-amine dan termasuk golongan I narkotika. Senyawa ini dibuat secara sintesis dan dapat berupa bubuk kristal warna putih, kuning atau coklat dan dapat juga berbentuk sediaan farmasi (tablet, kapsul, kaplet). Penggunaannya biasanya dengan cara inhalasi (dihirup melalui hidung), intravena dan secara oral. Di bawah ini dapat dilihat gambar alat untuk menggunakan shabu secara inhalasi.

Alat untuk menggunakan shabu secara inhalasi ini dapat disebut dengan bong dan pada umumnya terbuat dari kaca yang terdiri dari tabung kaca dan pipa kaca. Namun ada juga yang terbuat dari plastik (botol plastik dan sedotan palstik).


                Gbr. Bong

Methamphetamine pertama kali dibuat oleh Nagai Nagayoshi dari efedrin. Methamphetamine mengubah pelepasan atau penyerapan kembali senyawa neurotransmitter, dan mempengaruhi Pleasure Reward Pathway (PRP) dengan mengubah kadar dopamine. Respon PRP yang distimulus inilah yang membuat penggunanya sangat ingin mengonsumsinya terus menerus.


Efek Pengguna Methamphetamine

Efek dari penggunaan methamphetamine adalah stimulan, perasaan senang dan bahagia, dan pada konsentrasi yang lebih tinggi mengakibatkan naiknya kewaspadaan (fight or flight response) dan efek menekan rasa lelah.


Metabolisme Methamphetamine

Methamphetamine dimetabolisasi di hepar dan diekskresi tanpa diubah dahulu melalui urine. Waktu paruh methamphetamine akan sangat dipersingkat jika urine dalam keadaan asam. Waktu paruh methamphetamine sedikit lebih panjang dibandingkan dengan amfetamina (sekitar 7-19 jam). Penggunaan methamphetamine secara inhalan atau injeksi intravena menimbulkan gejala kardiovaskular yang lebih berat.

Hasil metabolisme methamphetamine berupa methamphetamine (44%), amfetamina (6-20%) dan 4-hydroxymethamphetamine (10%).


Waktu Pendeteksian Methamphetamine dalam Urine:

Penyalahguna Methamphetamine dapat dideteksi melalui tes urine. Alat yang digunakan untuk skrining urine adalah rapid test jenis methamphetamine dan amfetamina. Waktu pendeteksian dapat berdasarkan lama penggunaannya, diantaranya:

  1. Penggunaan tidak rutin atau sekali pakai, 1 – 3 hari

  2. Penggunaan rutin atau berulang, 2 – 6 hari

  3. Pecandu, beberapa minggu


Senyawa-senyawa yang dapat terdeteksi pada rapid test methamphetamine:

  1. Methamphetamine (N-methyl-1-phenylpropan-2-amine)

  2. MDMA/Ecstasy (3,4- Methylenedioxymethamphetamine)

  3. PMMA (4-Methoxymethamphetamine)

  4. Methylon (Metkatinon)


Literatur:

  1. UNODC, 1995, Manual For Use By National Laboratories, “Recommended Methods For The Detection and Assay of Heroin, Cannabinoids, Cocaine, Amphetamine, Methamphetamine and Ring Substituted Amphetamine Derivatives in Biological Specimens.” New York.

  2. United Nations International Drug Control Programme, Desember 2001, “Rapid On-Site Screening of Drugs of Abuse”, Part I Biological Specimens. Prepared by Scientific Section Division for Operations and Analysis.