Balai Laboratorium Narkoba merupakan salah satu unit pelaksana teknis (satuan kerja) di lingkungan Badan Narkotika Nasional, berkedudukan secara struktural di bawah Deputi Pemberantasan dan bertugas secara teknis melaksanakan pembuktian dan penetapan jenis sampel-sampel atau barang bukti narkoba dari aspek laboratorium

Secara organisasi, Balai Laboratorium Narkoba BNN didirikan berdasarkan Peraturan Ketua BNN nomor PER/01/IV/2008/BNN tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Uji Narkoba BNN. Sejak dikeluarkan Peraturan Kepala BNN nomor PER/01/I/2014/BNN tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Laboratorium Narkoba Badan Narkotika Nasional, nomenklatur UPT Laboratorium Uji Narkoba berubah menjadi Balai Laboratorium Narkoba.

Pada awalnya, Balai Laboratorium Narkoba merupakan Sub Bidang dari Bidang Medis Pusat Terapi & Rehabilitasi Pelaksana Harian Badan Narkotika Nasional, dan memperoleh ijin operasional dari Menteri Kesehatan berdasarkan Peraturan Meteri Kesehatan Nomor 1351/MENKES/SK/XII/2004 dan terakhir diubah dengan Nomor 194/Menkes/SK/VI/2012 tentang Laboratorium yang ditunjuk untuk pengujian narkotika dan psikotropika.

Dimulai dari beberapa orang personil pada saat berdirinya (5 orang), saat ini jumlah personil Balai Laboratorium Narkoba BNN sebanyak 47 orang (Apoteker, Farmasi, Kimia, Fisika, Analis Kimia, Analis Farmasi dan Analis Medis), menerima sejumlah sampel dari berbagai daerah, dan memberikan pelayanan tanpa biaya (Perka BNN No. 11 tahun 2011). Untuk kenyamanan pelayanan, saat ini jumlah berkas perhari yang dapat diterima dibatasi hingga 40 berkas. Mulai bulan Mei 2017 permohonan layanan pengujian lab dilaksanakan secara on line pada menu "pelayanan lab -> pendaftaran layanan lab". Registrasi akun dapat dilakukan di ruangan tata usaha Balai Laboratorium Narkoba BNN, pada hari kerja. Tutorial mengenai pendaftaran on line dapat dilihat di sini....

Sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi, kemampuan analisis di Balai Laboratorium Narkoba BNN juga menggeliat melalui pelatihan, workshop, dan keikutsertaan dalam kegiatan-kegiatan Forensik (terkait narkoba) baik nasional, regional, maupun internasional (Asean Forensic Science Networking, Clandestine Laboratory Investigation Chemist-USA, Association of Academy Forensic Science-USA, The International Association of Forensic Toxicology, dll).

Sarana dan prasarana di Balai Laboratorium Narkoba BNN dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan saat ini didukung oleh alat/instrumen preparasi dan instrument pengujian seperti Automatic Solid Phase Extractin, Kromatografi preparative terkomputerisasi, Gas Chromatography (dengan detektor : Mass Spectra, Flame Ionization Detector), Forier Transform Infra Red (FTIR), Raman Spektroskopi dan lainnya

NPS Alert System merupakan program aplikasi yang berupa sistem informasi mengenai NPS. Program aplikasi ini dibuat dengan latar belakang mendesaknya kebutuhan informasi terhadap perkembangan NPS yang saat ini sudah menyebar di seluruh dunia. Untuk melihat informasi terkait dapat dilihat di menu "NPS Alert System". Peraturan Menteri Kesehatan No. 41 Tahun 2017 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika dapat didownload disini.

Urine Screening System merupakan program aplikasi yang berupa sistem informasi mengenai pemeriksaan awal (skrining) terhadap urine yang mengandung narkoba. Untuk melihat informasi terkait dapat dilihat di menu "Urine Screening System" dengan melakukan login terlebih dahulu.

Maklumat Pelayanan:

"Dengan ini kami menyatakan akan menyelenggarakan pelayanan sesuai dengan Standar Pelayanan Balai Laboratorium Narkoba BNN dengan sepenuh hati menuju pelayanan prima dan profesional

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam melaksanakan pengujian/pemeriksaan sampel barang bukti kasus penyalahgunaan dan predaran gelap narkoba, Balai Laboratorium Narkoba beroperasi setiap hari. Pelayanan pemeriksaan narkoba yang dilaksanakan mengikuti Standard Operating Procedure yang ditetapkan yang tertuang dalam Peraturan Kepala BNN Nomor 11 tahun 2011 tentang Perubahan Perka Nomor 5 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelayanan Pemeriksaan di Laboratorium BNN.

Untuk memanfaatkan pelayanan pengujian sampel narkoba dalam rangka penegakan hukum, penyidik harus melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan.Syarat-syarat tersebut dapat didownload disini.(/TU lab)

Moto :

Mengutamakan pelayanan yang tepat, akurat, cepat, dan terpercaya.

Fungsi penelitian dan pengembangan metoda analisis laboratorium, saat ini mengalami tantangan kemunculan New Psychoactive Substances (NPS) yang terus berkembang di dunia (Global) dan juga mulai bermunculan di Indonesia.

Apabila ada hal-hal yang perlu ditanyakan tentang pelayanan laboratorium BNN silakan menghubungi layanan on call di nomor: 085778757091 atau 082112369849.